Sejarah Universitas Indonesia Jakarta

Sejarah Universitas Jakarta

Universitas Indonesia Jakarta merupakan kampus yang modern, multibudaya serta internasionalis. Kampus ini mulai ditelusuri sejak pada zaman kolonial Belanda. Pendirian universitas ini bermula saat  kolonial Belanda sedang mencari tambahan untuk asisten kedokteran. Saat itu, di universitas ini untuk membutuhkan gelar sarjana kedokteran hanya memerlukan waktu 2 tahun dan diberikan untuk melakukan perawatan-perawatan di tingkat dasar serta mendapatkan gelar sebagai sarjana kedokteran jawa (Javanese doctor), karena hanya di wilayah jawalah lulusan sarjana kedokteran ini bisa melakukan perawatan-perawatan dasar.

Universitas Indonesia Jakarta merupakan universitas pendidikan dengan sejarah yang paling tua di Indonesia. Setelah di proklamasikannya kemerdekaan republic Indonesia pada tahun 1945 didirikannya Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia(BPTRI) di Jakarta yang berhasil meluluskan 90 orang sebagai dokter. Namun setelah kolonial Belanda menguasai Indonesia di akhir tahun 1945, kantor BPTRI di pindahkan ke Klaten, Surakarta dan Surabaya.

Universitas Indonesia berhasil memulai kegiatannya pada awal Februari tahun 1950 yang di pimpin oleh Ir. R.M Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Awalnya universitas Indonesia ini memiliki 9 fakultas dan 3 lembaga yang terletak di beberapa daerah yang berbeda seperti Bandung, Bogor dan daerah yang lainnya. Namun, secara berangsur-angsur beberapa fakultas yang berada di daerah yang berbeda memisahkan diri sesuai dengan daerahnya masing-masing, seperti di Bogor menjadi Institut Pertanian Bogor(IPB), di Bandung menjadi Institut Teknologi Bandung(ITB), di Surabaya menjadi Universitas Airlangga, di Makasar menjadi Universitas Hasannudin, dan di Jakarta menjadi Universitas Negeri Jakarta. Secara geogerafis, kampus universitas Indonesia ini berada di dua area yang berjauhan, namun kampus utamanya berada di kota Depok. Walaupun kota Depok merupakan kota paling muda, namun kota Depok ini menawarkan akademis yang unik yang mudah untuk mencapai akses hidup yang tinggi seperti di kota besar, Jakarta.

Banyak orang yang saat ini memutuskan dirinya untuk melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Namun dengan adanya universitas Indonesia Jakarta  memberikan kesempatan kepada semua orang untuk melanjutkan pendidikannya di negeri tercinta dengan tetap mengenal budaya dan bahasa yang berbeda dengan prespektif global yang lebih penting hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *